
Palu – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu kembali menegaskan perannya dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan pelayanan kesehatan modern melalui penyelenggaraan Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Multidisiplin Berbasis Interprofesional Education (IPE) dalam Pelayanan Holistik Pasien Jantung di Rumah Sakit Sulawesi Tengah”.
PKLT Tahun 2026 diikuti oleh 571 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi, baik dari Kampus Utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Banggai, Toli-Toli, dan Poso. Mahasiswa peserta berasal dari Jurusan Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan Sanitasi. Kegiatan ini juga melibatkan Universitas Tadulako dan Universitas Alkhairat, khususnya Fakultas Kedokteran, sebagai mitra strategis dalam penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan kesehatan.
Pelaksanaan PKLT berlangsung pada 02–13 Februari 2026 dan bertempat di sejumlah rumah sakit rujukan di Provinsi Sulawesi Tengah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya yang berbasis komunitas, PKLT tahun ini difokuskan pada pelayanan langsung berbasis rumah sakit (hospital-based), dengan sasaran utama pasien jantung dan pasien yang memiliki risiko penyakit jantung. Pendekatan ini sejalan dengan arah pengembangan sentra unggulan Poltekkes Kemenkes Palu di bidang kesehatan jantung.
Melalui penerapan model Interprofesional Education, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan kompetensi sesuai bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga dilatih untuk bekerja secara efektif dalam tim lintas profesi. Pembelajaran difokuskan pada penguatan nilai dan etika interprofesi, komunikasi yang efektif, kejelasan peran dan tanggung jawab, serta kemampuan kerja sama tim. Kolaborasi multidisiplin ini diharapkan mampu menghasilkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Kegiatan PKLT diawali dengan pembekalan mahasiswa yang dilaksanakan pada 26–29 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut, Direktur Poltekkes Kemenkes Palu menyampaikan bahwa PKLT merupakan wujud nyata implementasi kurikulum yang adaptif dan selaras dengan dinamika pelayanan kesehatan saat ini.
“Pelayanan kesehatan tidak lagi dapat dilakukan secara parsial. Melalui PKLT berbasis IPE, mahasiswa dibekali pengalaman nyata untuk bekerja sama lintas profesi sejak dini, sehingga siap menerapkan praktik kolaboratif di dunia kerja,” ujarnya.
Dalam rangka memperkuat kesiapan mahasiswa, pembekalan diisi dengan penguatan materi tentang konsep penyakit jantung yang disampaikan oleh dr. Hasanudin, Sp.JP, konsep Interprofesional Education oleh dr. Dwi Tyastuti, MD, MPH, PhD, FISPH, FISCM, Konsep asuhan keperawatan/kebidanan/gizi pada penderita jantung serta pengelolaan limbah RS oleh Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Palu. Selain itu, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai tata cara dan teknis pelaksanaan PKLT berbasis rumah sakit guna memastikan kegiatan berjalan sesuai standar dan tujuan pembelajaran. Pada tahap ini juga dilaksanakan pertemuan Clinical Instructor (CI) dari seluruh rumah sakit tempat praktik, termasuk CI dan Dokter Muda (Coas), untuk menyamakan persepsi dan tujuan pelaksanaan PKLT.
Selain memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa sebagai wahana pembelajaran praktik kolaboratif, pelaksanaan PKLT ini juga memberikan kontribusi bagi rumah sakit sebagai lahan praktik pendidikan, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas.
Melalui penyelenggaraan PKLT Tahun 2026, Poltekkes Kemenkes Palu berharap dapat terus melahirkan lulusan tenaga kesehatan yang unggul, berkarakter kolaboratif, dan siap bersaing di dunia kerja, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Sulawesi Tengah.
continue reading
Related Posts
Palu- Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Gedung Pogombo, Kantor [...]
Dalam rangka memperkuat penerapan Manajemen Risiko, Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan [...]
Poltekkes Kemenkes Palu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan [...]