Poltekkes Kemenkes Palu resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh 122 mahasiswa dari Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Sarjana Terapan Kebidanan, dan Profesi Ners.

Kegiatan pembukaan dimulai pukul 13.00 Wita dengan rangkaian acara menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Poltekkes, pembacaan doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Direktur sekaligus pembukaan resmi PKKMB.

122 Mahasiswa RPL Resmi Bergabung

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta PKKMB RPL tahun ini berjumlah 122 orang, dengan rincian 24 mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan RPL, 83 mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan RPL yang tersebar di beberapa kabupaten, serta 15 mahasiswa Program Profesi Ners.

PKKMB ini bertujuan memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palu, serta memahami sistem pembelajaran berbasis blended learning yang diterapkan pada program RPL.

Direktur: Mahasiswa Datang untuk Lulus, Bukan Gagal

Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Dr. M. H. Supriadi B., S.Kp., M.Kep., dalam sambutannya menegaskan komitmen institusi dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.

Ia menyampaikan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru dan menekankan bahwa pendidikan RPL merupakan program resmi yang difasilitasi pemerintah untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan yang sudah bekerja.

“Mahasiswa yang masuk ke Poltekkes Kemenkes Palu, keluarnya harus karena lulus, bukan karena alasan lain. Tugas dosen adalah menjadi mitra sukses mahasiswa,” tegasnya.

Direktur juga menjelaskan bahwa pembelajaran RPL dilaksanakan secara blended learning, memadukan tatap muka dan daring, sehingga tetap memungkinkan mahasiswa menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara maupun tenaga kesehatan di daerah masing-masing.

Menuju Kampus Berdampak dan Berstandar Global

Dalam sesi pemaparan profil institusi, Direktur menjelaskan bahwa Poltekkes Kemenkes Palu merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Kesehatan yang saat ini memiliki empat jurusan dan sebelas program studi, dengan akreditasi institusi Baik Sekali serta sejumlah program studi berstatus Unggul.

Poltekkes Kemenkes Palu juga masuk dalam 10 besar Poltekkes terbaik secara nasional berdasarkan rilis Webometrics, serta memiliki 16 jurnal ilmiah terakreditasi SINTA.

Lebih lanjut, ia menekankan arah transformasi pendidikan kesehatan yang selaras dengan kebijakan Kementerian Kesehatan, termasuk penguatan mutu lulusan, pemenuhan tenaga kesehatan di daerah, serta pengembangan kampus berdampak.

“Kampus harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan, namun tetap menjaga mutu dan kompetensi,” ujarnya.

Poltekkes Kemenkes Palu juga tengah mengembangkan Sentra Unggulan di bidang kesehatan jantung serta memperluas kerja sama internasional, termasuk program penyiapan lulusan untuk bekerja di Jepang dan negara lainnya.

Rangkaian Materi Layanan dan Pengenalan Sistem Akademik

Berdasarkan rundown kegiatan, setelah pembukaan dan ice breaking, peserta mendapatkan materi terkait:

  • Profil Poltekkes Kemenkes Palu

  • Layanan kewadiran bidang akademik

  • Layanan bidang SDM dan keuangan

  • Layanan kemahasiswaan, alumni dan kerja sama

  • Profil jurusan dan kurikulum

  • Pengenalan sistem informasi akademik

  • Pengenalan layanan perpustakaan, laboratorium, dan bahasa

Kegiatan juga diselingi sesi ice breaking interaktif untuk menjaga fokus dan semangat peserta selama kegiatan berlangsung hingga sore hari.

PKKMB ditutup dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa baru kategori paling aktif, paling ceria dan positif, serta penampilan paling rapi, dilanjutkan sambutan penutup Direktur dan sesi foto bersama secara virtual.

Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM Kesehatan

Melalui PKKMB ini, Poltekkes Kemenkes Palu menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang terus bertransformasi dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Sulawesi Tengah dan Indonesia secara umum.

Dengan semangat “mahasiswa belajar, dosen mitra sukses mahasiswa”, diharapkan seluruh peserta RPL mampu menyelesaikan studi tepat waktu, meningkatkan kompetensi profesional, dan berkontribusi dalam transformasi layanan kesehatan nasional.

continue reading

Related Posts