
Parigi Moutong, 21 April 2026 — Poltekkes Kemenkes Palu secara resmi melaksanakan kick off Program Pengembangan Desa Sehat Tahun 2027 di Desa Lombok Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (21/4).
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Nurmiaty, S.SiT., MPH dengan mengangkat tema “Penerapan Aplikasi LATUMBANG (Laktasi dan Tumbuh Kembang) pada Kelompok Ibu Hamil dan Menyusui untuk Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Balita.” Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak berbasis teknologi dan edukasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Tinombo Muammar, S.H, Ketua PKK Kecamatan Tinombo, Kepala Desa Lombok Barat Masran, perangkat desa, serta tim dosen pengabdi, yakni Prof. Anna, Kadar Ramadhan, SKM., MKM, Ns. Rahmat Kurniawan, Sp.Kep.MB, dan Novica Ariyanti Putri, S.Kep., Ns., M.Kep.
Dalam sambutannya, Camat Tinombo menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan di Desa Lombok Barat. Ia menuturkan bahwa desa tersebut memiliki tantangan geografis yang cukup signifikan karena berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.498 mdpl. Akses menuju lokasi masih berupa jalan tanah dan bebatuan, sehingga membutuhkan upaya ekstra untuk menjangkaunya.
“Desa Lombok Barat memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, yakni sekitar 498 kepala keluarga dengan total hampir 5.000 jiwa. Dengan kondisi ini, kami sangat berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata dan berdampak terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Palu yang diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Kadar Ramadhan, SKM., MKM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa program ini menjadi sarana strategis untuk menunjukkan peran Poltekkes Kemenkes Palu sebagai institusi pendidikan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan lapangan,” ungkapnya.
Program Pengembangan Desa Sehat ini direncanakan berlangsung selama satu tahun ke depan dengan berbagai kegiatan intervensi berbasis aplikasi LATUMBANG, yang mencakup edukasi laktasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemberdayaan masyarakat setempat.
Dengan kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ini mampu menjadi model pengembangan desa sehat yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain, khususnya di daerah dengan tantangan geografis serupa.
continue reading
Related Posts
Donggala, 27 April 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan [...]
Poltekkes Kemenkes Palu pada Rabu, 08 April 2026 di Kantor [...]
Kegiatan Pengabdian Masyarakat tahap 2 yang dilaksanakan oleh Program Studi [...]