Palu, 17 Juli 2026 – Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekkes Kemenkes Palu kembali menyelenggarakan Kegiatan Pendampingan/Mentoring Series 4 dengan tema “Strategi Meningkatkan Nilai Proposal Menuju 100% Nilai Kelulusan Seleksi”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh dosen dari seluruh jurusan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palu sebagai upaya meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diajukan pada berbagai skema pendanaan kompetitif.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Nurjaya, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penelitian di perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata. Menurutnya, luaran penelitian harus mampu memberikan dampak yang lebih luas melalui proses hilirisasi dan komersialisasi, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha, dunia industri, maupun masyarakat.

Direktur juga menyampaikan bahwa luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sasaran. Program pengabdian diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan kesehatan di lapangan melalui penerapan hasil penelitian, inovasi teknologi tepat guna, maupun pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap proposal yang disusun hendaknya dirancang tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki potensi menghasilkan luaran yang berdampak dan bernilai guna.

Dalam sesi pemaparan materi, Ns. Taqwin, S.Kep., M.Kes. menekankan bahwa keberhasilan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kualitas substansi ilmiah, tetapi juga oleh kemampuan peneliti memahami arah kebijakan pendanaan, memenuhi setiap indikator penilaian reviewer, serta menyusun proposal yang memiliki kebaruan (novelty), luaran yang terukur, dan dampak nyata bagi masyarakat. Peserta juga dibekali strategi praktis untuk menghindari kesalahan yang sering menyebabkan rendahnya nilai proposal, sehingga diharapkan mampu meningkatkan peluang memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada skema kompetitif.

Diskusi berlangsung interaktif, para dosen yang aktif mengajukan pertanyaan terkait penyusunan proposal kompetitif dan hal hal yang menyebabkan proposal tidak lolos seleksi administrasi dan substansi. Kegiatan dipandu oleh Mustafa, SKM., M.Kes. sebagai moderator yang mengarahkan jalannya diskusi sehingga berlangsung dinamis dan produktif.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu berharap kualitas proposal penelitian dan pengabdian masyarakat dosen terus meningkat, sehingga mampu meningkatkan tingkat keberhasilan memperoleh pendanaan kompetitif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya riset yang unggul, menghasilkan inovasi yang dapat dihilirisasi dan dikomersialisasikan, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.

 

continue reading

Related Posts