PALU – Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDMK) Poltekkes Kemenkes Palu sukses menyelenggarakan kegiatan kolaborasi dalam bentuk Kuliah Pakar bersama Prodi Sarjana Terapan Kebidanan melalui Webinar Nasional bertajuk “Navigasi Kesehatan Ibu dan Janin: Dari Dasar Skrining Jantung Maternal hingga Mahir Cardiotocography (CTG)” (Jumat, 3 Juli 2026). Kegiatan ilmiah berskala nasional yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh sekitar 300 peserta, baik dari kalangan eksternal maupun internal Poltekkes Kemenkes Palu.

Acara ilmiah ini dipandu oleh Astrid Natalia selaku Master of Ceremony (MC) yang membuka jalannya registrasi dan sesi pembukaan dengan apik. Kegiatan kemudian resmi dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Nurjaya, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, Nurjaya menekankan pentingnya penguatan kompetensi para tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam mendeteksi dini kelainan kardiovaskular pada ibu hamil. Ia juga menegaskan komitmen institusi melalui visi kekhususan Poltekkes Kemenkes Palu yang berfokus pada keunggulan di bidang kesehatan jantung.

“Pergeseran tren kematian maternal ke arah non-obstetri seperti penyakit jantung menuntut kesiapan garda terdepan. Poltekkes Palu terus berkomitmen mengasah keunggulan spesifik kami di bidang kesehatan jantung agar dapat berkontribusi nyata dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) secara nasional,” ujar Nurjaya.

Sebelumnya, Kepala UPK SDMK Palu, Adhyanti, M.Si., dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta, baik yang berasal dari internal civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palu (dosen, staf, dan mahasiswa) maupun praktisi klinis eksternal dari berbagai daerah. Adhyanti menambahkan bahwa kegiatan Kuliah Pakar ini merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis antara UPK SDMK dengan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu.

“UPK SDMK Palu berkomitmen untuk terus konsisten berkontribusi dalam peningkatan mutu dan kompetensi SDM Kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. Melalui kolaborasi Kuliah Pakar ini, kami ingin memastikan para praktisi di lapangan memiliki ketajaman klinis yang mumpuni,” tegas Adhyanti dalam laporannya.

Memasuki sesi inti, jalannya diskusi dipandu secara interaktif oleh Najwa Fevandra Kirana selaku moderator yang mengawal pemaparan dari dua pakar nasional yang kompeten di bidangnya.

Materi pertama dibawakan oleh Hastuti Usman, SST., M.Keb. (Dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu sekaligus Ketua Ranting Cabang IBI Poltekkes Palu) yang mengupas tuntas mengenai Manajemen Asuhan Kebidanan Kehamilan: Optimalisasi Peran Bidan dalam Deteksi Dini Komplikasi Kardiovaskular di Fasilitas Kesehatan Primer.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Dr. dr. Virdy Kurniawan, Sp.OG, MMR. (Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi RSIA Aisyiyah Samarinda) yang membedah Navigasi Kesehatan Ibu dan Janin: Dari Dasar Skrining Jantung Maternal hingga Mahir Cardiotocography (CTG), termasuk teknik analisis mendalam grafik CTG untuk mendeteksi distres janin.

Pada akhir kegiatan, Kuliah Pakar ini resmi ditutup oleh Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu, Ibu Siti Hadijah Batjo, S.SiT, MPH. Dalam sambutan penutupnya, beliau menekankan pentingnya peran bidan profesional yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki ketajaman analisis klinis demi keselamatan ibu dan janin. Tak lupa, beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kedua narasumber, Hastuti Usman dan Dr. dr. Virdy Kurniawan, yang telah membagikan ilmu serta pengalaman berharga dalam forum nasional ini.

Melalui pelaksanaan Kuliah Pakar ini, UPK SDMK Poltekkes Kemenkes Palu berharap kolaborasi interprofesional antara bidan dan dokter spesialis dapat semakin solid demi mengawal keselamatan ibu dan janin di Indonesia.

continue reading

Related Posts