
PALU – Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDMK) Poltekkes Kemenkes Palu sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Smart Health Research Tools: Penggunaan Open Data Kit untuk Mempercepat Pengumpulan Data Penelitian Kesehatan”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai profesi kesehatan di seluruh Indonesia.
Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Mustafa, SKM, M.Kes. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa digitalisasi pengumpulan data di lapangan menjadi solusi krusial untuk mengatasi inefisiensi metodologi konvensional berbasis kertas (paper-based) yang rentan terhadap kesalahan entri manual. Webinar nasional ini dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Nurjaya, S.Pd, M.Kes. Melalui sambutannya, Nurjaya menekankan urgensi adaptasi teknologi digital bagi para akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan.
“Penggunaan teknologi dalam penelitian modern adalah sebuah keniscayaan untuk mengikuti perkembangan zaman. Inovasi seperti Open Data Kit ini tidak hanya mempercepat proses kerja, tetapi juga menjaga validitas data demi menghasilkan kebijakan publik berbasis bukti yang akurat,” ujar Nurjaya.
Dipandu oleh Afrida Semuel Rabung, S.Kep, Ners, M.Kep selaku moderator, webinar ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya:
- Fahrul Islam, S.KM, M.K.M (Dosen Poltekkes Kemenkes Mamuju), yang mengupas tuntas mengenai konsep dasar Mobile Data Collection dan integrasi kualitas kontrol menggunakan instrumen kuesioner digital.
- Kadar Ramadhan, S.K.M, M.K.M (Dosen Poltekkes Kemenkes Palu sekaligus Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), yang memandu jalannya sesi praktik simulasi penyusunan kuesioner secara langsung pada aplikasi KoboToolBox.
Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber secara simbolis oleh Kepala UPK SDMK Palu, Adhyanti, M.Si. Dalam pesan penutupnya, Adhyanti menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme luar biasa dari para peserta. Ia juga mengumumkan rencana tindak lanjut dari program edukasi ini.
“Sebagai komitmen kami dalam meningkatkan kompetensi berkelanjutan, UPK SDMK Palu ke depan akan membuka kelas pelatihan intensif khusus (short course). Melalui kelas intensif tersebut, para peserta diharapkan dapat melakukan pendalaman materi secara komprehensif hingga benar-benar mahir menguasai platform KoboToolbox untuk kebutuhan riset mereka,” pungkas Adhyanti.
Melalui webinar ini, UPK SDMK Poltekkes Kemenkes Palu berharap dapat mendorong ekosistem riset kesehatan di Indonesia yang lebih efisien, akurat, dan responsif terhadap tantangan zaman.
continue reading
Related Posts
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Sedunia Tahun 2026, Himpunan Mahasiswa [...]
PALU – Dalam upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan serta merespons [...]