PALU — Poltekkes Kemenkes Palu melalui Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan (UPKSDMK) Palu dan Jurusan Kebidanan kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja di bidang kesehatan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon lulusan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu. Kegiatan ini resmi dibuka pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Kampus Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu, Jalan Thalua Konchi Nomor 19, Mamboro.

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung pada 8–18 September 2026 ini dirancang secara penuh secara luring (full klasikal) dengan total durasi 10 hari, yang terbagi menjadi 5 hari pembelajaran teori di kelas dan 5 hari praktik lapangan. Adapun kegiatan praktik lapangan tersebut dilaksanakan di RS Undata dan RS Sindu Trisno.

Kegiatan ini dibuka dan ditutup secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Nurjaya, S.Pd, M.Kes. Dalam arahannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana dan Sub Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan (UPKSDMK) Poltekkes Kemenkes Palu yang telah memfasilitasi pelaksanaan pelatihan ini melalui platform LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan. Nurjaya juga menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini dibiayai sepenuhnya oleh anggaran institusi guna memfasilitasi calon lulusan agar memiliki kompetensi tambahan dan lebih mudah terserap di dunia kerja setelah lulus. Beliau juga mengungkapkan dengan memberikan pelatihan gratis maka dapat membawa keberkahan bagi institusi Poltekkes Kemenkes Palu.

Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Kebidanan, Siti Hadijah, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 15 orang peserta per kelas sesuai dengan standar kurikulum. Para peserta merupakan mahasiswa D4 Kebidanan dengan latar belakang pendidikan D3 Kebidanan yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Mahasiswa yang terpilih sebagai peserta adalah mereka yang beprestasi secara akademik dengan nilai IPK tertinggi.

Pelatihan ini turut menghadirkan para fasilitator profesional dari berbagai instansi. Jajaran fasilitator eksternal yang terlibat meliputi dr. Cinderela, Sp.OG (dari RS Budi Agung), serta dr. Suldiah, Sp.A dan Bidan Indotang (dari RS Undata). Selain itu, terdapat fasilitator internal yaitu Mardiani Mangun dan Hasnawati, serta Gusman, S.ST, M.Kes. yang bertindak sebagai fasilitator untuk mata pelatihan anti korupsi. Kelancaran dan ketertiban penyelenggaraan pelatihan ini juga dikawal oleh dua orang pengendali pelatihan, yakni Adhyanti, M.Si. dan Mustafa, SKM, M.Kes.

continue reading

Related Posts