Kewadiran 1

Visitasi Akreditasi Prodi D-III Keperawatan Toli-Toli

Program Studi D-III Keperawatan Kampus Toli-Toli, Poltekkes Kemenkes Palu, telah melaksanakan kegiatan Visitasi Akreditasi (Asesmen Lapangan) pada tanggal 18–21 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan serta pemenuhan standar akreditasi dari LAM-PTKes sebagai lembaga akreditasi mandiri di bidang kesehatan.

Asesmen lapangan dipimpin oleh dua asesor, yaitu Heru Supriyanto, MN dan Dr. Dyna Apriany, S.Kp., M.Kep, yang melakukan verifikasi langsung terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Penilaian mencakup Kriteria 1–8, meliputi:

  1. K1: Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi
  1. K2: Kurikulum
  2. K3: Penilaian
  3. K4: Mahasiswa
  4. K5: Dosen, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat
  5. K6: Sarana, Prasarana Pendidikan, dan Keuangan
  6. K7: Penjaminan Mutu
  7. K8: Tata Kelola dan Administrasi

Selain itu, asesor menilai tata kelola program studi, relevansi kurikulum, kualitas sumber daya manusia, layanan akademik, serta kelayakan sarana dan prasarana pembelajaran untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar akreditasi yang berlaku. Penilaian juga mencakup evaluasi dokumen pendukung, keterlibatan sivitas akademika, efektivitas pelaksanaan praktik klinik, serta kontribusi mitra jejaring dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan.

Kegiatan visitasi dimulai dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh pimpinan UPPS, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta tamu undangan. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah, yaitu Bupati Toli-Toli atau yang mewakili, Ketua DPRD Kabupaten Toli-Toli atau yang mewakili, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-Toli, Direktur RSUD Mokopido, pimpinan puskesmas jejaring, serta stakeholder lainnya. Kehadiran pejabat daerah ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan kesehatan di Kabupaten Toli-Toli.

Setelah pembukaan, asesor melanjutkan kegiatan dengan klarifikasi dokumen borang, observasi fasilitas pembelajaran, wawancara dengan mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan, dan pengguna lulusan. Asesor juga melakukan kunjungan langsung ke lahan praktik, termasuk RSUD Mokopido dan Puskesmas Baolan, untuk menilai mutu penyelenggaraan praktik klinik, kelayakan sarana prasarana, serta kompetensi bimbingan klinik.

Dalam Berita Acara yang dibacakan pada hari terakhir, asesor memberikan apresiasi atas kesiapan Program Studi D-III Keperawatan Toli-Toli serta komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Asesor juga memberikan rekomendasi strategis untuk penguatan sistem penjaminan mutu, optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan kerja sama dengan jejaring lahan praktik.

Visitasi akreditasi ditutup dengan penandatanganan Berita Acara oleh asesor, Ketua Program Studi, dan pimpinan UPPS sebagai bentuk pengesahan hasil asesmen lapangan. Diharapkan hasil akhir akreditasi yang akan diterbitkan nantinya dapat memperkuat posisi Program Studi D-III Keperawatan Toli-Toli sebagai salah satu institusi pendidikan vokasi kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

 

Rangkaian Kegiatan Penting

  • 18 November 2025: Pembukaan, klarifikasi borang, observasi sarana prasarana
  • 18–19 November 2025: Wawancara mahasiswa, dosen, alumni, pengguna lulusan
  • 19 November 2025: Kunjungan lapangan ke RSUD Mokopido & Puskesmas Baolan
  • 20 November 2025: Penyusunan laporan asesor & pembacaan Berita Acara
  • 21 November 2025: Penutupan dan keberangkatan asesor

 

 

 

 

 

 

By |2026-01-15T08:26:27+00:00November 21st, 2025|Kewadiran 1, Uncategorized|0 Comments

“Kesehatan jantung Ibu dan Anak: Pendekatan Holistik Untuk Bidan Di Era Modern”

Prodi D-III Kebudanan Palu Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu kembali menggelar Kuliah Pakar bertema “Kesehatan Jantung Ibu dan Anak: Pendekatan Holistik untuk Bidan di Era Modern” pada hari Selasa, 11 November 2025, menghadirkan narasumber ahli di bidang kesehatan anak, dr. Imanuel Far-Far, M.Ked.Klin, Sp.A. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa, dosen, serta mahasiswa dan dosen prodi lainnya yang antusias mendalami isu-isu terkini dalam pelayanan neonatal.

Dalam kuliah yang berlangsung di Aula Poltekkes Kemenkes Palu, dr. Imanuel membawakan topik penting: “Perawatan dan Pencegahan Komplikasi Kardiovaskuler pada Bayi Baru Lahir di Pelayanan Kebidanan.” Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan pendekatan multidisipliner dalam menangani gangguan jantung bawaan serta komplikasi kardiovaskuler yang sering kali tidak terdiagnosis sejak dini.

Pokok materi yang disampaikan antara lain

  1. Identifikasi risiko kardiovaskuler pada neonatus melalui skrining fisik dan penggunaan teknologi diagnostik sederhana di fasilitas kebidanan.
  2. Peran bidan dalam pemantauan tanda-tanda vital dan pengenalan gejala awal gangguan jantung pada bayi baru lahir.
  3. Pentingnya rujukan cepat dan tepat ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk penanganan lebih lanjut.
  4. Pendekatan holistik yang mencakup edukasi keluarga, dukungan psikososial, serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya.

Dalam paparannya, dr. Imanuel juga menyoroti tantangan yang dihadapi bidan di lapangan, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas. Ia mendorong peningkatan kapasitas bidan melalui pelatihan berkelanjutan dan integrasi ilmu kardiologi dasar dalam proses pembelajaran di kebidanan.

Wakil Direktur I, Nurjaya SPd.,M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah pakar ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dan tenaga kebidanan dalam memberikan pelayanan yang responsif terhadap masalah kardiovaskuler neonatal. “Bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan ibu dan anak. Dengan pemahaman yang kuat tentang kesehatan jantung, mereka dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ujarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kasus-kasus klinis dan strategi penanganan di lapangan. Kuliah pakar ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mencetak bidan profesional yang siap menghadapi tantangan kesehatan ibu dan anak di era modern.

 

 

By |2026-01-15T05:59:18+00:00November 11th, 2025|Kewadiran 1, Uncategorized|0 Comments

BIMBINGAN TEKNIS PERSIAPAN AKREDITASI LABORATORIUM PENGUJIAN TAHAP 2 DAN 3

Kegiatan Bimbingan Teknis  dilaksanakan pada Rabu – Jum’at, 5 – 7 November 2025, sebagai upaya memperkuat kesiapan laboratorium pengujian dalam memenuhi persyaratan akreditasi. Pada tahap 2 dan 3, peserta difokuskan untuk melakukan identifikasi Gap Analysis terhadap pemenuhan standar SNI ISO/IEC 17025, sehingga laboratorium dapat mengetahui perbedaan antara kondisi aktual dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Selanjutnya, kegiatan diarahkan pada penyusunan, perbaikan, dan penyelarasan dokumen mutu yang meliputi kebijakan mutu, prosedur operasional baku, instruksi kerja, formulir, serta dokumen pendukung lainnya. Melalui bimbingan teknis ini diharapkan laboratorium mampu membangun sistem manajemen mutu yang konsisten, terstruktur, dan siap diaudit pada proses akreditasi.

Tujuan Kegiatan :

  1. Mengidentifikasi kesenjangan (Gap Analysis) antara kondisi sistem manajemen laboratorium dengan persyaratan standar SNI ISO/IEC 17025
  2. Menyusun dan menyempurnakan dokumen mutu, termasuk kebijakan mutu, prosedur, instruksi kerja, dan formulir pendukung
  3. Memastikan kesiapan laboratorium untuk mengikuti proses akreditasi pada tahap berikutnya melalui perbaikan sistem dan dokumentasi.

 

By |2026-01-15T05:55:18+00:00November 7th, 2025|Kewadiran 1, News|0 Comments

Penutupan Praktik Intervensi Kebidanan Poltekkes Palu: Mahasiswa Paparkan Hasil, Camat Tawaeli Beri Apresiasi

PALU, 23 Oktober 2025 – Rangkaian kegiatan “Praktik Intervensi Spesifik Kesehatan Reproduksi” oleh Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu telah resmi ditutup. Acara penutupan yang berlangsung hikmat ini dihadiri langsung oleh Camat Tawaeli, Dr. Hendra Okto Utama, S.Hut, M.Si, pada Kamis (23/10/2025).
​Kegiatan yang berfokus pada tema “Strategi Komprehensif, Deteksi Dini, dan Pengobatan Kanker Serviks” ini telah berlangsung di Aula Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, sejak 20 Oktober 2025.
​Dalam acara penutupan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil kegiatan dan intervensi yang telah mereka lakukan selama praktik di Dusun Liku, Kelurahan Lambara. Pemaparan ini merangkum temuan data, proses Focus Group Discussion (FGD), serta hasil pelaksanaan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).
​Camat Tawaeli, Dr. Hendra Okto Utama, S.Hut, M.Si, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi mahasiswa dan Poltekkes Kemenkes Palu. Beliau berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut.
​”Kami berterima kasih atas intervensi yang telah dilakukan. Kami berharap kegiatan praktik ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa dilanjutkan dengan program-program lain yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat Tawaeli,” ujar Dr. Hendra Okto Utama.
​Acara dilanjutkan dengan penyerahan kembali mahasiswa dari lokasi praktik kepada institusi, yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan lapangan.
​Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata, Pemerintah Kecamatan Tawaeli dan Puskesmas Tawaeli memberikan Sertifikat Penghargaan kepada Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dalam memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi dan perannya dalam membantu meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli.
​Penutupan ini menjadi bukti keberhasilan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi oleh Poltekkes Kemenkes Palu, yang tidak hanya berfokus pada pendidikan tetapi juga pengabdian langsung yang berdampak positif bagi kesehatan masyarakat.

By |2026-01-15T05:55:52+00:00Oktober 24th, 2025|Kewadiran 1, Uncategorized|0 Comments

Penerimaan Peserta Magang Dosen dan PLP Poltekkes Kemenkes Palu di Balai Labkesmas Donggala

Donggala, 23 Oktober 2025 – Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Donggala hari ini resmi menerima peserta magang dosen dan tenaga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dari Poltekkes Kemenkes Palu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam rangka mendukung peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Sebanyak 12 peserta yang terdiri dari dosen dan PLP dari Jurusan Kesehatan Lingkungan, Gizi, Keperawatan, dan Kebidanan mengikuti kegiatan magang yang akan berlangsung selama dua hari, 23–24 Oktober 2025, di Balai Labkesmas Donggala, Kabupaten Donggala.

Dalam kegiatan penerimaan, Kepala Balai Labkesmas Donggala menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi atas kolaborasi ini. Beliau menekankan pentingnya kemitraan antara institusi pendidikan dan laboratorium kesehatan masyarakat untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik di bidang pemeriksaan laboratorium, khususnya terkait penyakit menular, mikrobiologi, parasitologi, dan hematologi.

Program magang ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung bagi para dosen dan PLP dalam kegiatan observasi, praktikum, serta diskusi kelompok, sehingga mampu memperkaya pembelajaran di Poltekkes Kemenkes Palu dan memperkuat link and match dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan ini menandai langkah nyata Poltekkes Kemenkes Palu dalam menjalin kemitraan produktif dengan lembaga eksternal, khususnya Labkesmas Donggala, guna mendorong peningkatan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik di bidang kesehatan.

By |2026-01-15T05:56:11+00:00Oktober 23rd, 2025|Kewadiran 1, Uncategorized|0 Comments

Poltekkes Kemenkes Palu dan RSUD Undata Perkuat Kemitraan Tingkatkan Kompetensi Dosen dan PLP

Palu, 20 Oktober 2025 – Poltekkes Kemenkes Palu terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui penguatan kemitraan dengan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA). Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui program magang dosen dan tenaga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di RSUD Undata Palu, rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah yang kini tengah mengembangkan layanan unggulan di bidang jantung.

Kegiatan magang ini dilaksanakan selama enam hari, mulai 20–25 Oktober 2025, dengan fokus pada dua unit utama pelayanan jantung, yakni Intensive Cardio Vascular Care Unit (ICVCU) dan Cathlab (Catheterization Laboratory). Sebanyak empat peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga PLP dari jurusan Keperawatan dan Kebidanan mengikuti kegiatan ini melalui metode observasi, pengkajian, serta praktik langsung di lapangan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Poltekkes Kemenkes Palu sebagai sentra unggulan bidang kesehatan jantung berdasarkan Keputusan Dirjen Tenaga Kesehatan Nomor HK.01.07/F/3912/2023. Melalui kemitraan ini, Poltekkes Palu berupaya menyiapkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi klinis sesuai perkembangan layanan kardiovaskuler.

Selain memperkuat keahlian teknis dosen dan PLP, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama lintas institusi antara Poltekkes Kemenkes Palu dan RSUD Undata Palu. Diharapkan, pengalaman magang ini dapat memperkaya proses pembelajaran di kampus serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu lulusan di bidang pelayanan kesehatan jantung.

By |2026-01-15T05:56:31+00:00Oktober 23rd, 2025|Kewadiran 1, Uncategorized|0 Comments

Kalibrasi Peralatan Laboratorium Pengujian

Dalam rangka menjaga mutu dan keandalan hasil pengujian laboratorium, telah dilaksanakan Kegiatan Kalibrasi Peralatan Laboratorium Pengujian yang berlangsung pada Senin–Jum’at, 6–10 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan laboratorium dalam menerapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar ISO/IEC 17025:2017.

Kalibrasi peralatan laboratorium merupakan proses penting untuk melakukan pengecekan, pengujian, serta penyesuaian kembali terhadap alat ukur yang digunakan dalam kegiatan pengujian. Proses ini bertujuan memastikan bahwa setiap peralatan laboratorium tetap bekerja secara optimal dan menghasilkan data pengukuran yang akurat, konsisten, dan dapat dipercaya. Seluruh kegiatan kalibrasi dilakukan oleh lembaga kalibrasi yang terakreditasi, sehingga hasil kalibrasi memiliki validitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, laboratorium dapat memastikan bahwa hasil pengukuran yang dihasilkan telah sesuai dengan standar yang berlaku, serta memberikan keyakinan kepada seluruh pengguna layanan laboratorium dan pihak terkait terhadap keabsahan data pengujian. Selain itu, kegiatan kalibrasi juga berperan penting dalam memenuhi persyaratan sistem manajemen mutu ISO/IEC 17025:2017 serta sebagai upaya untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat penyimpangan atau selisih antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur dengan nilai standar yang sebenarnya.

Pelaksanaan kegiatan kalibrasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan laboratorium, menjaga keandalan hasil pengujian, serta memperkuat kepercayaan pengguna terhadap kinerja dan profesionalisme laboratorium dalam menjalankan fungsi pengujian sesuai standar mutu yang ditetapkan.

By |2026-01-15T08:22:00+00:00Oktober 15th, 2025|Kewadiran 1|0 Comments
Go to Top