
Dalam rangka memperkuat kesiapan menghadapi proses akreditasi institusi dan program studi, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Akreditasi pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (luring dan melalui Zoom Meeting) mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Rapat yang diselenggarakan oleh Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Direktur Nomor DP.05.02/F.XLII/916/2026 tertanggal 25 Februari 2026.
Libatkan Unsur Pimpinan dan Unit Pendukung
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh unit strategis, di antaranya Wakil Direktur I, II, dan III, Ketua SPI, para Kepala Subbagian, Kepala Unit IT, Kepala Unit Perpustakaan, Kepala Unit Laboratorium, Tim BMN, Ketua Jurusan Keperawatan dan Kebidanan, serta para Ketua Program Studi.
Kehadiran lintas unit ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan proses akreditasi secara menyeluruh dan terintegrasi.
Fokus pada Kesiapan Fasilitas dan Dokumen
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, meliputi:
-
Koordinasi persiapan akreditasi institusi dan program studi
-
Pemetaan kesiapan fasilitas dan sarana prasarana
-
Evaluasi kelengkapan dokumen pendukung
-
Penguatan dukungan lintas unit
-
Penetapan langkah strategis percepatan persiapan
Melalui pemetaan awal, masing-masing unit melakukan identifikasi kondisi sarana dan prasarana, termasuk laboratorium, perpustakaan, serta sistem teknologi informasi. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan.
Selain itu, setiap unit diminta melakukan inventarisasi dokumen sesuai standar akreditasi. Program studi juga diminta memastikan kesiapan dokumen LED (Laporan Evaluasi Diri) dan LKPS (Laporan Kinerja Program Studi). Dokumen pendukung lainnya seperti SK, renstra, laporan tridharma, dan dokumen mutu dikompilasi secara sistematis untuk memudahkan proses penilaian.
Penguatan Dukungan Digital dan Data Aset
Unit IT menyatakan kesiapan dalam mendukung sistem penyimpanan dan pengelolaan dokumen digital agar lebih terintegrasi dan mudah diakses. Sementara itu, Unit Perpustakaan dan Laboratorium memastikan ketersediaan data dukung akademik dan sarana praktik.
Tim BMN turut berperan dalam menyiapkan data aset dan sarana prasarana sebagai bagian penting dalam pemenuhan standar akreditasi.
Komitmen Pimpinan untuk Percepatan
Direktur dalam arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unit agar proses akreditasi dapat berjalan optimal dan tepat waktu. Komitmen pimpinan menjadi penguat semangat seluruh tim untuk bekerja secara terkoordinasi dan terukur.
Secara umum, rapat berlangsung lancar dan menunjukkan komitmen kuat dari seluruh unsur pimpinan dan unit kerja. Meski demikian, diperlukan percepatan dalam pengumpulan dan sinkronisasi data agar tidak terjadi keterlambatan pada tahap pengajuan.
Tindak Lanjut
Sebagai langkah konkret, disepakati beberapa rencana tindak lanjut, yaitu:
-
Penyusunan timeline kerja terperinci per unit dan program studi
-
Pengumpulan serta sinkronisasi dokumen pendukung
-
Monitoring berkala oleh pimpinan dan tim penjaminan mutu
-
Pelaksanaan rapat koordinasi lanjutan
Melalui koordinasi yang intensif dan kerja sama lintas unit, institusi optimistis dapat menghadapi proses akreditasi dengan kesiapan yang lebih matang dan terstruktur.
continue reading
Related Posts
Palu — Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Palu menyelenggarakan [...]
Pengabdian Masyarakat Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan kader melalui Program Pelatihan [...]
PALU – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan kesehatan kardiovaskular pada [...]